Minggu, 06 September 2026
“Melanjutkan Pengabdian, Menggapai Bukti Bakti”
Logo Resmi PWNU NTB

NAHDLATUL ULAMA

Nusa Tenggara Barat

MUKTAMAR NU 35 Agustus 27, 2026 2 menit baca

NU Kuat Indonesia Kuat: Presiden Prabowo Subianto Tegaskan NU Adalah Aset Berharga Bangsa di Muktamar ke 35 NU Jombang

Ahmad Imamul Huda

Tim Redaksi / Kontributor Resmi PWNU NTB

Jombang, 27 Agustrus 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi mendalam dan penegasan penting mengenai posisi strategis organisasi Islam di tanah air. Di hadapan ribuan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Presiden menyatakan bahwa Nahdlatul Ulama bersama Muhammadiyah merupakan aset bangsa yang sangat besar dan tak ternilai harganya.

Dalam pidato yang disambut antusias oleh para kiai sepuh, bu nyai, dan para muktamirin, Presiden Prabowo secara terbuka mengakui esensi kontribusi besar warga NU terhadap perjalanan demokrasi dan kepemimpinannya di tingkat nasional.

“Benar kata Gus Yahya. Nahdlatul Ulama adalah aset bangsa yang sangat besar. Tidak mungkin saya jadi mandataris rakyat kalau bukan karena NU,” ungkap Presiden Prabowo dengan penuh penekanan.

Lebih lanjut, Presiden menggarisbawahi pentingnya stabilitas nasional yang tercipta berkat sinergi yang kuat antara pemerintah dan para ulama. Presiden mengungkapkan bahwa selama hampir dua tahun masa kepemimpinannya, dirinya selalu merasakan dukungan yang konsisten dan luar biasa dari keluarga besar Nahdlatul Ulama dalam mengawal berbagai kebijakan strategis bangsa.

Sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di lingkungan pesantren dan sekolah-sekolah di bawah naungan NU, Presiden juga menyampaikan komitmen distribusi sarana pembelajaran modern.

“Tidak masalah walaupun terlambat, sekolah NU akan menerima layar-layar LED. Utang saya kepada NU jadi sudah agak terpenuhi,” tutur Presiden, yang langsung disambut dengan gemuruh tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin di arena muktamar.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menggemakan sebuah pesan kebangsaan yang sarat makna mengenai pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, dan ketahanan nasional yang berakar dari kekuatan umat.

“NU Kuat Indonesia Kuat, NU Rukun Indonesia Rukun.”

Facebook Comments Box
Bagikan Informasi Ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *