Senin, 07 September 2026
“Melanjutkan Pengabdian, Menggapai Bukti Bakti”
Logo Resmi PWNU NTB

NAHDLATUL ULAMA

Nusa Tenggara Barat

MUKTAMAR NU 35 Agustus 31, 2026 2 menit baca

Demisioner dari PBNU, Gus Yahya: Alhamdulillah Akhiri Khidmat dengan Kelegaan

Admin

Tim Redaksi / Kontributor Resmi PWNU NTB

 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021–2026 resmi dinyatakan demisioner setelah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan diterima peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

Dengan diterimanya LPJ tersebut, masa khidmat kepengurusan PBNU periode 2021–2026 yang dipimpin KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya secara resmi berakhir.

Dalam pidato terakhirnya sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Yahya menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan selama masa kepengurusannya.

“Alhamdulillah kami bisa mengakhiri masa khidmat pengabdian ini dengan sebuah kelegaan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Mohon maaf atas segala kesalahan, kekurangan. Insya Allah masa khidmat yang akan datang menjadi lebih baik,” ucap Gus Yahya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah peserta muktamar menerima LPJ kepengurusan PBNU periode 2021–2026.

Berakhirnya masa khidmat PBNU sekaligus membuka tahapan berikutnya dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU, yakni pemilihan kepemimpinan baru.

Hingga Minggu malam, forum tertinggi NU tersebut telah menyelesaikan proses pemilihan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Sembilan anggota AHWA yang terpilih selanjutnya akan bermusyawarah untuk menentukan Rais Aam PBNU untuk masa khidmat lima tahun mendatang.

Setelah Rais Aam ditetapkan, agenda Muktamar ke-35 NU akan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum PBNU.

Dengan demikian, rangkaian pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU menjadi tahapan penting untuk menentukan kepemimpinan NU pada periode mendatang.

Facebook Comments Box
Bagikan Informasi Ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *