Tebar 1.000 Takjil, IPNU–IPPNU Lombok Timur Perkuat Peran Sosial dan Komitmen sebagai Agent of Change

Lombok Timur – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-72 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Harlah ke-71 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang IPNU–IPPNU Kabupaten Lombok Timur menggelar aksi sosial dengan membagikan 1.000 paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat di sejumlah ruas jalan utama di Lombok Timur, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada bulan suci Ramadan ini melibatkan puluhan kader IPNU dan IPPNU dari berbagai tingkatan kepengurusan. Mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Komisariat (PK), hingga kader pelajar dari berbagai sekolah turut ambil bagian dalam kegiatan berbagi tersebut.

Sejak sore hari, para kader telah berkumpul untuk menyiapkan paket takjil yang berisi makanan ringan, kurma, serta minuman berbuka puasa. Setelah seluruh paket siap, mereka kemudian turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi ini menjadi bentuk kepedulian sosial IPNU–IPPNU Lombok Timur kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum sempat tiba di rumah saat waktu berbuka puasa. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mempererat hubungan antara organisasi pelajar Nahdlatul Ulama dengan masyarakat luas.

Ketua IPNU Lombok Timur, Asraful Habib, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial dalam memperingati hari lahir organisasi. Menurutnya, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat peran IPNU dan IPPNU sebagai organisasi pelajar yang memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran sosial di kalangan generasi muda. Karena itu, peringatan harlah dijadikan sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen kader dalam menjalankan peran sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of control (agen kontrol sosial).

Menurutnya, pelajar Nahdlatul Ulama diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan positif, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Di samping itu, kader IPNU dan IPPNU juga dituntut untuk menjadi kontrol sosial yang kritis dan konstruktif terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

“Kegiatan berbagi takjil ini merupakan simbol kepedulian dan kebersamaan. Namun lebih dari itu, momentum harlah ini menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus memperkuat komitmen sebagai agent of change yang membawa perubahan positif, sekaligus sebagai agent of control yang mengawal nilai-nilai moral, sosial, dan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan pengurus IPPNU Lombok Timur menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat berbagi kepada para kader, agar senantiasa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan pelajar dan generasi muda.

Kegiatan pembagian takjil ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara yang melintas menyampaikan apresiasi atas inisiatif para kader IPNU dan IPPNU yang dengan penuh semangat berbagi kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Melalui kegiatan ini, IPNU–IPPNU Lombok Timur berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai wadah pembinaan generasi muda Nahdlatul Ulama yang berakhlak, berilmu, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Momentum Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71 tersebut juga diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial semata, tetapi menjadi refleksi bagi seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan ke-NU-an.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, IPNU–IPPNU Lombok Timur berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi pelajar yang aktif, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

Kontributor : Asraful Habib

Editor : Ahmad Imamul Huda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *