Lombok Barat— Remaja Masjid Baiturrahman Desa Kekait kembali menghidupkan Bulan Suci Ramadhan dengan menggelar Kampung Ramadhan, sebuah program terpadu yang memadukan penguatan ekonomi, kepedulian sosial, dan pengembangan keagamaan berbasis masyarakat.
Kampung Ramadhan merupakan wadah kolaboratif dari berbagai program yang dirancang untuk melayani warga, masyarakat, dan jamaah masjid. Pada sektor ekonomi, kegiatan ini menghadirkan pelayanan penerbitan sertifikat halal bagi UMKM lokal, bazar Ramadhan, penyediaan sembako murah, serta berbagai bentuk penguatan ekonomi kerakyatan lainnya.
Selain itu, Kampung Ramadhan juga memuat program sosial yang berorientasi pada humanity care atau kepedulian kemanusiaan. Di antaranya pembagian takjil gratis, layanan pengobatan sosial, serta berbagai kegiatan yang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Di bidang keagamaan, Kampung Ramadhan tetap menghidupkan tradisi ibadah yang telah melekat di bulan suci, namun dengan sentuhan pembaruan. Sejumlah program dirancang lebih kontekstual dan edukatif, seperti pesantren kilat dan penguatan literasi keislaman bagi anak-anak dan remaja, sebagai upaya menanamkan nilai keagamaan sejak dini.
Ketua Panitia Kampung Ramadhan Desa Kekait, M. Ziad Mustafid, menegaskan bahwa Kampung Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari internalisasi pesan-pesan profetik Al-Qur’an dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Kampung Ramadhan ini adalah bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus melakukan pembaruan. Sebagaimana kaidah fiqih al-muhafazhatu ‘ala al-qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah, tidak ada kontradiksi antara prinsip kemanusiaan dan prinsip ketuhanan di dalamnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kampung Ramadhan Desa Kekait telah berjalan selama lima tahun dan terus memberikan kontribusi nyata bagi warga sekitar, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun keagamaan.
Melalui Kampung Ramadhan, Remaja Masjid Baiturrahman berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk merawat solidaritas, menguatkan nilai keislaman, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.














Leave a Reply