Penulis: Pauzan Basri, Sekertaris Lembaga Perekonomian NU NTB
Nahdlatul Ulama (NU) dan Kuil Abadi drama Cina adalah dua entitas yang berbeda, namun memiliki beberapa kesamaan. Kedua-duanya memiliki sejarah yang panjang dan kaya, serta memiliki pengaruh yang besar dalam masyarakat.
NU, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Berdiri pada tahun 1926, NU telah menjadi salah satu pilar utama dalam masyarakat Indonesia, dengan jutaan anggota dan pengikut di seluruh negeri.
Kuil Abadi, di sisi lain, adalah sebuah drama Cina yang populer yang telah menjadi fenomena global. Drama ini menceritakan tentang seorang bangsawan yang mencari keabadian dan kekuasaan, namun akhirnya menemukan cinta dan kebahagiaan.
Meskipun berbeda, NU dan Kuil Abadi memiliki beberapa kesamaan. Kedua-duanya memiliki tema tentang pencarian kebahagiaan dan keabadian. NU, melalui ajaran Islam, menawarkan kebahagiaan dan keabadian di akhirat, sedangkan Kuil Abadi menawarkan kebahagiaan dan keabadian di dunia.
Namun, ada perbedaan besar antara NU dan Kuil Abadi. NU menawarkan kebahagiaan dan keabadian yang lebih tinggi dan lebih bermakna, yaitu kebahagiaan dan keabadian di akhirat. Kuil Abadi, di sisi lain, menawarkan kebahagiaan dan keabadian yang lebih rendah dan lebih sementara, yaitu kebahagiaan dan keabadian di dunia.
Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan selamat kepada NU atas usianya yang ke-1 abad. Semoga NU dapat terus menjadi salah satu pilar utama dalam masyarakat Indonesia, dan dapat terus menawarkan kebahagiaan dan keabadian yang lebih tinggi dan lebihlahir bagi umat.
Namun, perlu diingat bahwa kebahagiaan dan keabadian yang lebih tinggi dan lebih bermakna hanya dapat dicapai melalui jalan yang benar dan lurus, yaitu jalan Islam. Oleh karena itu, kita perlu terus mendukung dan memperkuat NU, agar dapat terus menawarkan kebahagiaan dan keabadian yang lebih tinggi dan lebih bermakna bagi umat.
Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memperkuat NU selama 1 abad. Semoga kita dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan peran NU dalam masyarakat, dan mempromosikan Islam yang moderat dan inklusif.














Leave a Reply