MATARAM: Dr. H. Badrun, M.Pd. adalah seorang akademisi dan tokoh keagamaan yang telah menapaki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan Islam dan organisasi kemasyarakatan di Indonesia. Beliau dikenal aktif sebagai dosen dan pengelola pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) maupun berbagai forum keagamaan.Dalam karier akademiknya, Dr. H. Badrun, M.Pd. pernah menjabat sebagai Kepala Biro AUPKK (Bagian Perencanaan dan Keuangan serta SPI) di UIN Mataram, di mana beliau memimpin benchmarking dan berbagai kegiatan strategis untuk peningkatan tata kelola universitas. Selain kiprah internal kampus, beliau juga aktif memberikan materi, pelatihan, dan kontribusi dalam forum-forum internal UIN Mataram, seperti materi pengembangan sumber daya manusia bagi sivitas akademika.
Dr. Badrun dikenal memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang ilmu Islam dan pedagogi, serta berkontribusi dalam penyusunan karya ilmiah dengan sejumlah peneliti lain di lingkungan akademik keislaman. Sebagai tokoh yang tidak hanya aktif di lingkungan kampus, beliau juga terlibat dalam kepengurusan keagamaan di tingkat provinsi seperti Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB beliau aktif dalam kepengurusan sampai saat ini.

Tepat pada tanggal 20 Desember 2025 di Ballroom Kantor Pusat Bank NTB Syariah Dr. H. Badrun, M.Pd. terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Masa Khidmat 2025-2030. Menjadi Ketua Umum MUI adalah sebuah amanah strategis dalam penguatan kehidupan keagamaan, dakwah, dan pembinaan umat di wilayah tersebut. Penetapan beliau sebagai Ketua Umum mencerminkan kepercayaan luas dari para ulama, cendekiawan, dan pemangku organisasi Islam dalam kapasitasnya untuk memimpin sinergi antar ulama, umara, serta masyarakat keagamaan di NTB. Sebagai Ketua Umum MUI NTB, beliau juga diharapkan memimpin berbagai inisiatif dakwah, pembinaan umat, serta kerja sama antara organisasi Islam, lembaga pendidikan, dan komponen masyarakat lainnya untuk memperkuat moderasi, toleransi, dan kontribusi Islam bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Kontributor: Dedy Awandi














Leave a Reply