3 Amalan Yang Harus Di Perbanyak Pada Bulan Sya’ban

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sya’ban adalah bulan yang istimewa dan penuh berkah. Bulan yang terletak di antara Rajab dan Ramadhan ini memiliki berbagai peristiwa penting, salah satunya adalah malam Nisfu Sya’ban yang jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban.

Selain itu, Sya’ban juga dianggap sebagai bulan yang penuh rahmat. Banyak umat Islam yang meningkatkan ibadah dan amal saleh sebagai persiapan menyambut Ramadhan.

Berikut ini beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam di bulan Sya’ban:

  1. Memperbanyak puasa sunnah
    Keistimewaan bulan ini dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:

قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: شَهْرُ رَجَبٍ شَهْرُ اللَّهِ، وَشَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرِي، وَشَهْرُ
رَمَضَانَ شَهْرُ أُمَّتِي
Artinya: “Rasulullah ﷺ bersabda: Bulan Rajab adalah bulan Allah, bulan Sya’ban adalah bulanku, dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku.”

Dijelaskan dalam kitab Tuhfatul Ikhwan karya Imam Fasyani, bahwa hadits di atas memiliki berbagai hikmah. Pertama, bulan Rajab disebut sebagai bulan Allah, karena jika seseorang kembali (bertaubat) kepada-Nya pada bulan ini, Allah akan mengampuni tanpa perantara.
Kedua, bulan Sya’ban disebut sebagai bulan Nabi SAW, karena jika seseorang kembali pada bulan ini, ia membutuhkan syafaat Nabi Muhammad ﷺ . Ketiga, bulan Ramadhan disebut sebagai bulan umat, karena jika seseorang kembali pada bulan ini, ia membutuhkan syafaat dari kaum mukminin.
ذَاكَ شَهْرٌ تَغْفُلُ النَّاسُ فِيهِ عَنْهُ، بَيْنَ رَجَبٍ

العَالَمِينَ، وَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ». حديثٌ صحيحٌ رواه أبو داودَ وَالنَّسَائِيُّ .

Artinya: Bulan Sya’ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa. (HR Abu Dawud dan Nasa’i).

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan pengakuan Aisyah, bahwa Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa (sunnah) lebih banyak daripada ketika bulan Sya’ban. Riwayat ini kemudian tertanamnya kemuliaan bulan Sya’ban di antara bulan Rajab dan Ramadhan.

  1. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
    Dijelaskan dalam kitab Madza fi Sya’ban , bahwasannya banyak dari ulama salaf yang menggunakan waktunya dalam bulan Sya’ban untuk memperbanyak bacaan Al-Qur’an.

وَقَالَ سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ: كَانَ يُقَالُ: شَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ الْقُرَّاءِ
وَكَانَ حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ إِذَا دَخَلَ شَعْبَانُ قَالَ: هَذَا شَهْرُ الْقُرَّاءِ
أَغْلَقَ حَانُوتَهُ وَتَفَرَّغَ لِقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ

Artinya: Salamah bin Kuhail berkata: “Bulan Sya’ban disebut dengan Syahrul Qurra’ (Bulan para Ahli al-Qur’an)”. Hubaib bin Abi Tsabit ketika memasuki bulan Sya’ban berkata:
Bulan ini adalah bulan para Ahli Qur’an”, Amar bin Qais al-Mula’iy ketika memasuki bulan Sya’ban menutup tokonya dan menggunakan waktunya untuk membaca Al-Qur’an.

قَالَ العَلَّامَةُ الشَّيْخُ أَحْمَدُ بْنُ حِجَازِيٍّ رَحِمَهُ اللَّهُ : وَقَدْ كَانَ السَّلَفُ الصَّالِحُ يُقْبِلُونَ فَمَا مِنْكُمْ إِلَّا مَنْ جَمَعَ شَيْئًا مِنَ القُرْآنِ الكَرِيمِ، الإِنْسَانُ فِي هَذَا الشَّهْرِ بِمَا جَمَعَ

Artinya: Al-‘Allamah Syaikh Ahmad bin Hijazy berkata: “Dahulu Salafus Sholeh selalu mengisi bulan Sya’ban dengan membaca Al-Qur’an dan itu mendamaikan hati mereka. Tidak ada dari kalian menghafalkan Al-Qur’an seperti al-Fatihah, Ayat Kursi, surat al-Ikhlas, al-Mu’awwidzatain, dan lain-lain, kecuali ia akan menyibukkan diri bulan ini dengan apa yang telah dihafalkan.”

  1. Memperbanyak shalawat
    Tidak hanya anjuran untuk memperbanyak puasa di bulan Sya’ban akan tetapi umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad di bulan ini. Karena pada bulan Sya’ban ini diturunkan ayat anjuran bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW, yaitu Surat Al-Ahzab ayat 56,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya: “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam hormat kepadanya.” Ibnu Abi Shai Al-Yamani mengatakan, bulan Sya’ban adalah bulan shalawat. Karena pada bulan itulah ayat tentang anjuran shalawat diturunkan.

Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sendiri memiliki banyak sekali keutamaan yang bahkan goresan pena pun tak mampu menjelaskan dan jika ditulis dalam kitab akan menghabiskan berjilid-jilid.

Sudah semestinya, kita sebagai umat Islam senantiasa mengisi hari-hari kita dengan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, lebih-lebih di bulan istimewa seperti Sya’ban ini, dan juga untuk melatih diri kita untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puncak Tri Ukhuwah, Menguji Ukhuwah Bashariyah KH Ahmad Shiddiq di Tengah Krisis Empati Indonesia.
Menyikapi Perdebatan Tuan Rumah Muktamar NU Ke- 35 Seri (II)
Menyikapi Perdebatan Tuan Rumah Muktamar NU ke- 35 (Muktamar Bukan Arena Rebutan Prestise, Melainkan Ikhtiar Menjaga Marwah Jam’iyyah)
Gelombang Dukungan Menguat, NTB Makin Dekat Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke- 35
IPNU NTB Teguhkan Komitmen Dukungan NTB Tuan Rumah Muktamar NU Ke – 35
Munas-Konbes Berakhir, KH Nurul Huda Djazuli Serukan Persatuan dan Penguatan Pesantren
Jelang Muktamar Ke-35, Dukungan Untuk NTB Menguat di Munas- Konbes.
PWNU NTB Bulat Usulkan TGH. Turmudzi Badaruddin Sebagai Anggota AHWA PBNU.

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:30

Puncak Tri Ukhuwah, Menguji Ukhuwah Bashariyah KH Ahmad Shiddiq di Tengah Krisis Empati Indonesia.

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01

Menyikapi Perdebatan Tuan Rumah Muktamar NU Ke- 35 Seri (II)

Sabtu, 4 Juli 2026 - 02:57

Menyikapi Perdebatan Tuan Rumah Muktamar NU ke- 35 (Muktamar Bukan Arena Rebutan Prestise, Melainkan Ikhtiar Menjaga Marwah Jam’iyyah)

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:16

Gelombang Dukungan Menguat, NTB Makin Dekat Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke- 35

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19

Munas-Konbes Berakhir, KH Nurul Huda Djazuli Serukan Persatuan dan Penguatan Pesantren

Berita Terbaru

Uncategorized

PONPES QAMARUL HUDA BAGU SIAP MENJADI TUAN RUMAH MUKTAMAR NU 35

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:46