Lombok Barat – Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Nusa Tenggara Barat. Bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Farmasi Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Lombok Tengah, LKNU NTB menggelar bakti sosial kesehatan di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di desa tersebut disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga pengobatan gratis yang disediakan oleh tim kesehatan gabungan. Selain pelayanan kesehatan, warga juga mendapatkan penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit tidak menular, serta pentingnya deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan.
Ketua LKNU NTB, dr. Basirun, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar organisasi dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan pendampingan dan edukasi kesehatan secara berkelanjutan.
Menurutnya, kesehatan tidak hanya menjadi urusan fasilitas medis semata, tetapi juga menyangkut kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas hidup. Karena itu, pelayanan kesehatan perlu dibarengi dengan edukasi yang memadai agar masyarakat mampu melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan dengan mudah sekaligus mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan. LKNU akan terus hadir melalui program-program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujar dr. Basirun.
Kolaborasi antara LKNU NTB, HIMA Farmasi UNIQHBA, dan IAI Cabang Lombok Tengah menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sinergi antara organisasi profesi, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memperkuat edukasi kesehatan di tingkat akar rumput.
Bagi mahasiswa farmasi, kegiatan ini juga menjadi ruang pengabdian dan pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Mereka terlibat dalam berbagai layanan kesehatan serta memberikan edukasi terkait penggunaan obat yang tepat dan aman.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang jarang mereka dapatkan. Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapatkan informasi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan keluarga.
Salah seorang warga Desa Batu Mekar mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran tim kesehatan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan.
“Kami merasa sangat terbantu. Selain diperiksa kesehatannya, kami juga diberi pemahaman tentang cara menjaga kesehatan sehari-hari. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” ujarnya.
Pemerintah desa dan sejumlah tokoh masyarakat setempat turut menyampaikan apresiasi kepada LKNU NTB beserta seluruh pihak yang terlibat. Mereka menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
LKNU NTB menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga yang bergerak di bidang kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan yang berupaya menghadirkan pelayanan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, LKNU NTB bersama HIMA Farmasi UNIQHBA dan IAI Cabang Lombok Tengah berharap dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat.






